Custom Search
Tampilkan postingan dengan label ungkapan jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ungkapan jiwa. Tampilkan semua postingan

mentari


Mentari
.......................

hancur kini jiwaku yang terluka
sesak terasa menhimpit dijiwa
apa yang sebenarnya kurasa
gelap dan dingin yang menyelimuti
kuraba hatiku terdiam
menanti sebuah harapan
yang mampu menghangatkanku
dalam penantian

mentari kau sinari jiwaku
didalam mimpi gelapku
mentari kau terangi hatiku
membawaku bersamamu
terulang kembali luka lama
terasa menyesakkan di jiwa
kembali ku disini
diam dan tak kuasa

hanyalah kau yang mampu
selalu temani diriku
dalam relung kegelapan
yang selalu menghantui
Selengkapnya...

Menangis dalam titik jenuh

Menangis Dalam Titik Jenuh
-----------------------------

Dunia di alam semesta
Hanya diam termenung dalam kesendirian
Pasrah tanpa mampu mengucap sepatah kata
Dalam hati yang tertindas
Wahai sahabatku ….
kau telah hancurkan dirimu
kau telah lukai jiwaku
inikah balasan yang harus kuterima
darimu wahai sahabatku..
Kau hidup ditubuhku
kau rasakan terjalnya kulitku
saat kau mulai berjalan meniti kerasnya hidup
kaupun layaknya parasit bagiku
yang setiap saat selalu menginjak-injak kepalaku
dengan segala keangkuhan dan kenaifanmu
sekali lagi kau tlah melukaiku
inikah titik jenuh bagiku
yang selama ini selalu setia menemanimu
mendampingi mu dalam dimensi waktu
yang kan terus berputar
aku lelah……aku lelah….
Ku hanya bisa meratap dalam tangisan
Yang tak kan pernah bisa kau dengar


Boim lebon
14 – 07 – 2005/17:26
Pondok riset
Selengkapnya...

In memory

Apakah kini ku tlah berubah
Termakan oleh erosi waktu
yang selalu mengikis jiwa
smakin ku pahami
smakin takut ku kehilangan
kumerasa, ku tak pantas untukmu
kau terlalu indah untuk kumiliki
bagai seoarong hamba
yang bermimpi menjadi seorang dewa


maaf yang dapat kuucapkan
bukan maksudku untuk menyakiti dirimu
namun kuhanya takut kehilangan dirimu
tapi semua tlah berlalu
kau tetap bukan milikku kini
sang waktu telah menentukan
apa yang terbaik untukmu
namun tidak untuk diriku

kini, hanya kenangan manis yang tersisa
dalam angan bawah sadarku
apa yang telah kubanggakan
kini hanya menjadi sebuah kenangan
bersamamu dalam diriku…..

by herbowo sampurno
Selengkapnya...