Custom Search
Tampilkan postingan dengan label hepatitis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hepatitis. Tampilkan semua postingan

minuman khusus penderita hepatitis

Bagi penderita Hepatitis ada beberapa pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama masa penyembuhan antaralain adalah makanan yang terbuat dari jamur seperti tempe dan berbagai jamur yang yang dapat dikonsumsi, makan makanan yang berlemak, gorengan, dan untuk buah terutama pada buah alpokat dan buah durian karena mengandung lemak yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan buah-buah yang lain. Oleh karena diperlukan makanan khusus bagi penderita Hepatitis untuk meningkatkan status gizi dan daya tahan tubuhnya. Hepatosol adalah salah satu makanan khusus yang mengandung suplemen nutrisi yang dapat membantu dan memperbaiki metabolisme serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penderita Hepatitis.

Menurut keterangan Hepatosol mengandung nutrisi lengkap dan seimbang dalam membantu meningkatkan gizi bagi penderita Hepatitis, antaralain:
a.Mengandung Asam Amino Valin, Leusin, dan Isoleusin yang secara efektif dapat membantu dan memperbaiki keseimbangan Asam Amino dalam tubuh.
b.MTC atau Trigliserda rantai sedang adalah jenis lemak yang dapat dengan mudah diserap oleh tubuh dan tidak menggangu fungsi hati.
c.Mengandung Laktulosa yang berfungsi meningkatkan penyerapan gizi serta daya tahan tubuh.

Cara penyajian dari Hepatosol ini cukup praktis yaitu dengan melarutkan 4 sedok takar hepatosol kedalam 200 ml air hangat. Hepatosol tersedia diapotik-apotik, sedangkan untuk diswalayan atau disupermarket saya sudah pernah mencarinya, namun tidak tersedia. Bagi para penderita Hepatitis, Hepatosol merupakan makanan khusus yang mengandung nutrisi lengkap untuk membantu dan mempercepat dalam proses penyembuhan serta meningkatkan daya tahan tubuh mereka

di publikasikan pertama kali di www.pintunet.com
Selengkapnya...

Alternatif Pengobatan Tradisional Bagi Penderita Hepatitis

Hepatitis atau dengan kata lain penyakit kuning ini disebabkan oleh terganggunya fungsi kerja dari hati akibat terjadinya peradangan. Hal ini dapat terjadi karena tidak teraturnya jadwal makan dan terlalu banyaknya aktifitas yang dikerjakan sehingga stamina tubuh menjadi letih dan lemah. Gejala-gejala dari penyakit hepatitis ini adalah seperti; Hilangnya nafsu makan, perut kembung dan makin lama akan terlihat membesar atau membuncit, mual dan muntah, Warna disekitar Mata, kulit dan kuku berubah menjadi kekuningan, Tubuh terasa lemah,letih lesu disertai nyeri otot.

Untuk mengobatinya diperlukan perawatan yang cukup intensif agar penyakit ini tidak kambuh lagi. Karena bila kambuh biasanya akan menjadi lebih parah dan dapat meningkat menjadi hepatitis B dan C yang saat ini sepengetahuan saya belum ada obat yang sifatnya paten mampu menyembuhkan penyakit yang satu ini. Apabila terlambat ditangani penyakit hepatitis ini dapat berubah menjadi penciutan hati (Sirosis} dan selanjutnya menjadi kanker hati. Selain mengkonsumsi obat-obatan dari dokter, pengobatan tradisional pun perlu digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan. Pengobatan tradisional yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit kuning ini antara lain adalah :

1. Rebung kuning
untuk mengkonsumsi rebung kuning atau bambu kuning ini terlebih dahulu kita harus mencari bambu yang berwarna kuning, kemudian ambil bambu muda yang permukaan kulitnya masih tidak keras.Setelah itu cuci dan potong menjadi beberapa ukuran kecil. Lalu rebus dengan air bersih hingga warna air tersebut berubah warna menjadi kuning dan kemudian tuangkan kedalam segelas air, namun sebelumnya kita saring terlebih dahulu. Dinginkan sebentar dan setelah itu dapat dikonsumsi. Sebaiknya rebung kuning ini dikonsumsi tiga kali sehari, untuk mempercepat penyembuhan.

2. Remis
Remis atau sejenis kerang ini dapat diperoleh dengan mudah dipasar. Sebelumya kita cuci terlebih dahulu remis tersebut dan kemudian rebus dengan air bersih selama beberapa menit. Air dari rebusan remis tersebutlah yang nantinya digunakan untuk mengobati penderita hepatitis.

3. Temulawak
Kita dapat memperoleh temulawak ini dengan mudah dipasar-pasar. pertama-tama cuci terlebih dahulu kemudian potong menjadi beberapa bagian kecil. Setelah itu rebus dengan air bersih, tunggu beberapa menit hingga air rebusan berubah warna menjadi kecoklat-coklatan. Bila ingin hasil rebusan tersebut awet dan dapat digunakan untuka beberapa hari sebaiknya setelah dicuci kita jemur terlebih dahulu. Setelah air rebusan berubah warna, saring dan tuangkan kedalam segelas air. Temulawak ini dapat dikonsumsi 2 kali sehari.

By: herbowo sampurno
pertama kali dipublikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...