Custom Search
Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan

Manfaat Dari Mahkota Dewa dan Cara Membudidayakannya

Mungkin kita kurang mengetahui banyak tentang apa itu tanaman Mahkota Dewa, yang menurut banyak orang sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dalam buku yang berjudul Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karangan Ning Harmanto ini yang akan membantu kita untuk mengenal lebih jauh tentang tanaman Mahkota Dewa. Mahkota Dewa yang merupakan tanaman asli Indonesia ini berasal dari pulau irian jaya atau yang sekarang lebih terkenal dengan sebutan papua ini mempunyai banyak sekali manfaat dan khasiatnya.

Dalam pemanfaatan tanaman Mahkota Dewa dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara memakannya langsung dan mengolahnya dalam bentuk ramuan. Namun cara yang lebih baik dan aman adalah dengan cara mengolahnya terlebih dahulu. Hasil dari ramuan Mahkota Dewa ini dapat juga dikombinasikan dengan ramuan lain atau dengan obat-obatan modern dari dokter. Dalam bentuk ramuan ini mahkota dewa dipergunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, dari yang ringan sampai penyakit yang tergolong berat. Mahkota Dewa dapat dipergunakan untuk menyembuhkan penyakit kanker, jantung, lever, diabetes, darah tinggi, reumatik, asam urat, ginjal. Selain itu Mahkota Dewa juga dapat untuk mengobati penyakit kulit, alergi, ketergantungan obat dan sebagai penambah stamina.

Tanaman Mahkota Dewa ini dapat hidup dalam berbagai kondisi, baik didatran rndah maupun tinggi.tanaman ini dapat tumbuh hingga ketinggaan 10-1200 m. Untuk mempanyak tanaman Mahkota Dewa ini paling baik dilakukan dengan cara mencangkok, walaupun agak sulit tapi telah menunjukkan keberhasilan dalam usaha membudidayakannya. Pencangkokan dapat dilakukan bila batang yang dikupas telah mengering dan sebaiknya dibantu dengan krim hormon perangsang pertumbuhan akar. Hal lain yang perlu dilakukan adalah dengan menyiramkan air secara rutin serta kurangi cabang yang terlalu panjang dan banyak.cangkokan dapat dipindah ke media penanaman setelah 6-8 minggu. Buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa ini sangat bermanfaat bagi kita dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang rahasia yang terkandung pada tanaman obat dewa ini dan cara membudidayakannya.
Selengkapnya...

Alternatif Pengobatan Tradisional Bagi Penderita Hepatitis

Hepatitis atau dengan kata lain penyakit kuning ini disebabkan oleh terganggunya fungsi kerja dari hati akibat terjadinya peradangan. Hal ini dapat terjadi karena tidak teraturnya jadwal makan dan terlalu banyaknya aktifitas yang dikerjakan sehingga stamina tubuh menjadi letih dan lemah. Gejala-gejala dari penyakit hepatitis ini adalah seperti; Hilangnya nafsu makan, perut kembung dan makin lama akan terlihat membesar atau membuncit, mual dan muntah, Warna disekitar Mata, kulit dan kuku berubah menjadi kekuningan, Tubuh terasa lemah,letih lesu disertai nyeri otot.

Untuk mengobatinya diperlukan perawatan yang cukup intensif agar penyakit ini tidak kambuh lagi. Karena bila kambuh biasanya akan menjadi lebih parah dan dapat meningkat menjadi hepatitis B dan C yang saat ini sepengetahuan saya belum ada obat yang sifatnya paten mampu menyembuhkan penyakit yang satu ini. Apabila terlambat ditangani penyakit hepatitis ini dapat berubah menjadi penciutan hati (Sirosis} dan selanjutnya menjadi kanker hati. Selain mengkonsumsi obat-obatan dari dokter, pengobatan tradisional pun perlu digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan. Pengobatan tradisional yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit kuning ini antara lain adalah :

1. Rebung kuning
untuk mengkonsumsi rebung kuning atau bambu kuning ini terlebih dahulu kita harus mencari bambu yang berwarna kuning, kemudian ambil bambu muda yang permukaan kulitnya masih tidak keras.Setelah itu cuci dan potong menjadi beberapa ukuran kecil. Lalu rebus dengan air bersih hingga warna air tersebut berubah warna menjadi kuning dan kemudian tuangkan kedalam segelas air, namun sebelumnya kita saring terlebih dahulu. Dinginkan sebentar dan setelah itu dapat dikonsumsi. Sebaiknya rebung kuning ini dikonsumsi tiga kali sehari, untuk mempercepat penyembuhan.

2. Remis
Remis atau sejenis kerang ini dapat diperoleh dengan mudah dipasar. Sebelumya kita cuci terlebih dahulu remis tersebut dan kemudian rebus dengan air bersih selama beberapa menit. Air dari rebusan remis tersebutlah yang nantinya digunakan untuk mengobati penderita hepatitis.

3. Temulawak
Kita dapat memperoleh temulawak ini dengan mudah dipasar-pasar. pertama-tama cuci terlebih dahulu kemudian potong menjadi beberapa bagian kecil. Setelah itu rebus dengan air bersih, tunggu beberapa menit hingga air rebusan berubah warna menjadi kecoklat-coklatan. Bila ingin hasil rebusan tersebut awet dan dapat digunakan untuka beberapa hari sebaiknya setelah dicuci kita jemur terlebih dahulu. Setelah air rebusan berubah warna, saring dan tuangkan kedalam segelas air. Temulawak ini dapat dikonsumsi 2 kali sehari.

By: herbowo sampurno
pertama kali dipublikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...