Custom Search
Tampilkan postingan dengan label pemilu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemilu. Tampilkan semua postingan

adakah seorang pemimpin di negeri ini..???

Saat ini bangsa indonesia sedang dalam proses belajar untuk berdemokrasi, salah satunya dengan diadakannya proses pemilihan langsung kepala daerah maupun pemimpin negeri ini. Tapi kadang kita terjebak dengan janji-janji manis para calon pemimpin tersebut saat proses kampanye. Dalam proses kampanye tersebut masyarakat tidak di transformasikan apa dan bagaimana seoarng pemimpin tersebut dapat dikatakan baik untuk memimpin rakyatnya. Fenomena yang terjadi selama ini, para pemimpin tersebut hanya mengajarkan bagaimana cara mengumbar janji, yang kelak kita pun akan sulit untuk menagih janji-janji tersebut. Sekedar me riview beberapa kejadian yang terjadi selama berjalanya proses pemilihan langsung di indonesia. Proses pilkada atau pilpres malah menjadi sumbu dari munculnya konflik horizontal di masyarakat. Hal ini terjadi karena ketidak siapan dari setiap elemt di negeri ini untuk proses pemilihan secara langsung. Banyak informasi menyebutkan bahwa konflik tersebut muncul karena:

* Adanya money politik saat proses kampnye.
* Penggelembungan suara/kecuarangan saat proses pemilihan
* Pendataan para pemilih yang masih kabur validitasnya
* Proses perhitungan yang kadang di warnai kecurangan
* Ketidak siapan para pemimpin tersebut menerima kekalahan
* Keberadaan undang-undang yang harusnya menjadi solusi dari konflik, malah berbalik arah
bisa menimbulkan konflik
* Ketidak tegasan pemerintah dalam mengambil keputusan

Dari beberapa contoh diatas dapat diketahui bahwa masyarakat selama ini tidak mendapat pembelajaran yang baik dalam proses pemiliahn langsung tersebut. Dan masyarakat hanya terkesan mengikuti trend yang berkembang saja pada saat itu, yang kiranya dapat memberikan keuntungan sesaat . Atau mengikuti titah dalam kelompoknya apabila ia tergabung dalam sebuah kelompok. Trend ini yang banyak di terapkan oleh masyarakat. Bukan rahasia umum lagi apabila saat proses kampanye, mereka yang datang tersebut bukan datang karena ke ikhlasan ingin mendukung calon pemimpin pilihannnya, melainkan mereka datang berduyung2 karena di berikan sejumlah dana agar mereka mau mengikuti...inilah salah satu contoh pemimpin yang harusnya tidak perlu dipilih oleh masayarkat. ”belum menjadi pemimpin saja sudah mengajarkan sesuatu yang tidak baik, bagaimana kelak kalau menjadi pemimpin negeri ini???”

by herbowo sampurno
Selengkapnya...