title: apuy........
mengisi waktu luang pada jam kantor.....iseng-iseng buat karikatur via photoshop...........kalau ada yang mau jadi bahan objek, monggo di persilahkan........... Selengkapnya...
Label: editor gambar, iseng, karikatur, mengisi waktu luang, objek, photoshop cs, seni
Diposting oleh Kang Boim di Kamis, Desember 29, 2011 29 komentar
Berkembangnya sektor perusahaan asuransi saat ini mengikuti trend dari pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan bank dan lembaga keuangan di Indonesia. Diketahui bahwa potensi bisnis asuransi kredit saat ini masih terbuka lebar, bersamaan dengan pertumbuhan kredit perbankan nasional. Data Bank Indonesia mencatat hingga pertengahan Oktober 2010 kredit perbankan nasional mencapai 1.640,32 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 21,86% dari periode sama tahun lalu. Hingga akhir tahun ini, kredit perbankan diperkirakan dapat tumbuh 22% - 24% dibandingkan dengan posisi pada tahun lalu (Arief Novianto, 2010, “Bisnis Asuransi Kredit Dinilai Berisiko”. www. Bisnis Indonesia.com, edisi senin, 18/10/2010).
Sebagaimana diketahui bahwa sektor perbankan memiliki posisi strategis sebagai lembaga intermediasi dan penunjang sistem pembayaran yang merupakan faktor yang sangat menetukan dalam proses pembangunan nasional di bidang ekonomi. Bank sebagai lembaga intermediasi dimaksudkan sebagai perantara pihak-pihak yang mempunyai kelebihan dana (surplus of fund) dengan pihak-pihak yang kekurangan dan memerlukan dana (lack of fund). Jadi dengan demikian perbankan akan bergerak dalam kegiatan perkreditan dan berbagai jasa yang diberikan, bank melayani kebutuhan pembiayaan serta melancarkan system pembangunan bagi semua sector perekonomian (Muhammad Djumhana, 2000, “hukum perbankan di Indonesia”, citra Aditya bakti, Bandung).
Guna mendukung fungsi intermediasi perbankan khususnya dalam hal penyaluran kredit kepada masyarakat yang membutuhkan dana baik untuk sektor konsumtif maupun sektor riil. Bank akan menjadi safe jika menjaminkan kredit yang disalurkannya kepada perusahaan asuransi kredit sehingga risiko atas kegagalan debitur dalam melunasi kewajibannya (default) akan berpindah dari bank kepada perusahaan asuransi.
Sistem Resi Gudang adalah suatu alternatif skema pembiayaan dimana pendana memberikan fasilitas kredit kepada pihak debitur dengan menggunakan jaminan persediaan/barang/komoditas yang dimiliki yang diawasi secara independen. Pembiayaan alternatif sistem resi gudang kian hari kian mendapat perhatian luas dari kalangan masyarakat, petani, perbankan dan dunia usaha.
Resi gudang berfungsi sebagai tanda terima dan bukti pemilikan atas penyimpanan barang atau komoditas yang bisa ditunjukkan kepada penyedia jasa pergudangan. Selain itu, resi gudang berfungsi sebagai negotiable document. Dokumen ini dapat diperjualbelikan, bahkan bisa menjadi jaminan atas suatu pinjaman atau diperdagangkan secara berjangka (future market).
Sampai dengan saat ini untuk memperoleh fasilitas kredit dari sektor formal, petani memiliki banyak hambatan seperti tidak dimilikinya agunan dalam bentuk asset tetap, seperti tanah dan bangunan, prosedur administrasi yang tidak mudah dan lama, jaringan perbankan yang terbatas dan biaya bunga yang tinggi serta sebagian masyarakat tidak mengerti dengan perbankan. Sementara pembiayaan dari sektor informal menghadapi kendala berupa tingginya biaya pinjaman, likuiditas dana yang minim, tidak ada kerja sama dengan sektor formal dan pengawasan yang lemah.
Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, Pemerintah telah membuat peraturan mengenai Sistem Resi Gudang (SRG) dengan dikeluarkanya undang-Undang No.9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang (SRG). Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang telah disahkan dan diundangkan pada tanggal 14 Juli 2006 yang bermaksud untuk mendukung terwujudnya kelancaran produksi dan distribusi barang, dimana sistem resi gudang dapat berperan sebagai jaminan instrumen pembiayaan.
Undang-Undang No. 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang merupakan landasan hukum untuk kegiatan sistem resi gudang di Indonesia. Sistem Resi Gudang (SRG) adalah kegiatan yang berkaitan dengan penerbitan, pengalihan, penjaminan dan penyelesaian transaksi resi gudang. Sementara resi gudang adalah dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang. Sebagai dokumen yang membuktikan pemilikan barang di gudang, Resi Gudang dapat menjadi surat yang berharga yang dapat dipindahtangankan dan bahkan dijadikan agunan untuk memperoleh kredit bank apabila dipenuhi beberapa persyaratan atau kriteria tertentu.
Menurut UU No. 9 Tahun 2006, resi gudang adalah suatu tanda bukti penyimpanan barang yang dapat digunakan sebagai agunan untuk memperoleh kredit karena tanda bukti tersebut dijamin dengan adanya persediaan komoditi tertentu dalam pengawasan suatu gudang. Barang yang dapat disimpan di gudang untuk diterbitkan Resi Gudang paling sedikit memenuhi persyaratan seperti memiliki daya simpan paling sedikit 3 (tiga) bulan, memenuhi standar mutu tertentu dan jumlah minimum barang yang disimpan. Resi Gudang juga merupakan instrumen keuangan yang dapat diperjualbelikan, dipertukarkan (swapped), dan dapat diterima sebagai alat pembayaran dalam perdagangan derivatif seperti penyerahan produk di pasar berjangka.
Ada banyak hal yang diatur UU No. 9 Tahun 2006, namun untuk sederhananya, terdapat 3 pihak yang saling bertransaksi yakni, (1) pemilik barang sebagai pemegang Resi Gudang (petani, pedagang dan koperasi), (2) pengelola gudang adalah pihak yang menerbitkan resi gudang, yang melakukan usaha pergudangan, baik gudang milik sendiri maupun milik orang lain yang bertugas melakukan penyimpanan, pemeliharaan dan pengawasan barang yang disimpan oleh pemilik barang, dan (3) bank sebagai pemberi kredit modal kerja dengan agunan resi gudang.
Selanjutnya pemerintah telah menerbitkan PP No.36 Tahun 2007 mengenai petunjuk pelaksanaanya dan petunjuk teknis dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 26/M-DAG/PER/6/2007 tentang barang yang dapat Disimpan di gudang Dalam Penyelenggaraan Resi Gudang per 29 Juni 2007. Barang tersebut meliputi delapan komoditas yaitu gabah, beras, kopi, kakao, lada, karet, rumput laut, dan jagung. Pada prinsipnya tidak ada hambatan dari perbankan untuk menerima Resi Gudang sebagai agunan dalam pemberian kredit, sepanjang sistem Resi Gudang ini telah berjalan dengan baik. Dalam rangka mewujudkan sistem Resi Gudang yang dapat dipercaya dibutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, baik dari sisi kelembagaan maupun dari sisi yuridis berupa peraturan pelaksanaan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang (Avandy, Andi, 2007, http://Malaipadi.blogspot.com)
Saat ini BI telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 9/6/2007 tentang penilaian kualitas aktiva bank umum antara lain mengatur tentang resi gudang, bahwa Resi Gudang sebagai akses yang bisa dimiliki oleh bank dan dapat dikategorikan sebagai surat berharga.
Bank Indonesia melalui Peraturan Bank Indonesia No.9/6/PBI/2007 telah mensyahkan Resi Gudang dapat dijadikan sebagai salah satu jaminan dalam mendapatkan dana dari perbankan. Dengan PBI ini maka petani dapat menjadikan komoditas hasil pertaniannya yang telah disimpan di gudang sebagai jaminan hutang kepada bank. Lazimnya petani yang telah menaroh hasil panennya di gudang, bisa memperoleh hingga 80% dari harga barang saat penyimpanan (Sanuri, Abdullah S, 2010, http://cireboninstitute.wordpress.com)
Menurut data yang diperoleh diketahui bahwa saat ini telah terdapat 4 (empat) bank yang telah menyalurkan kredit resi gudang, antara lain: Bank Jatim, Bank Jabar Banten, Bank BPD Kalimantan Selatan dan PIHAK BANK. Bank Jatim melakukan pembiayaan komoditas untuk empat Resi Gudang berupa gabah, di Desa Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Sedangkan Bank Jabar Banten membiayai komoditas untuk lima resi gudang berupa gabah ketan, di Desa Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat dan Subang Jawa Barat sejak 4 September 2010. Bank BPD Kalsel memilih pembiayaan Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Timbul Jaya berupa gabah, di Barito Kuala Kalimantan Selatan pada 29 Oktober 2010. Sementara Bank Rakyat Indonesia baru merencanakan untuk menyalurkan (http://www.bumn.go.id/kliring).
Manfaat sistem Resi Gudang bagi petani antara lain adalah untuk memperpanjang masa penjualan hasil produksi petani pada waktu masa panen, sebagai agunan bank untuk pembiayaan proses produksi petani, dan memberikan kepastian nilai minimum dari hasil produksi petani.
Sistem Resi Gudang bermanfaat bagi UKM dan kelompok tani yang hidupnya bergantung pada sektor agribisnis, pertanian, perkebunan, perikanan dan lain-lain, dimana karakter pelaku usaha tersebut pada umumnya (1) tidak memiliki agunan, (2) akses pembiayaan yang rendah,(3) terbatasnya infornasi harga dan permintaan, (4) posisi tawar yang rendah, dan (5) membutuhkan dukungan likuiditas modal kerja, sehingga kelemahan tersebut merupakan hambatan struktural yang selalu melekat pada pelaku bisnis ini, padahal mereka memiliki kontribusi besar terhadap pembentukan indikator-indikator ekonomi makro.
Dalam pelaksanaan transaksi warehouse receipt dilibatkan juga lembaga lain seperti perusahaan asuransi kerugian, perusahaan penjamin (perusahaan asuransi dan surety company), perusahaan kliring komoditi maupun pihak perbankan.
by herbowo sampurno
Selengkapnya...
Label: Asuransi, bank, bisnis, ekonomi, Fasilitas, Kredit, Lembaga Keuangan, Resi Gudang, Sistem, Warehouse Receipt
Diposting oleh Kang Boim di Kamis, Desember 29, 2011 8 komentar
saat hujan datang sang kemarau menanti dengan setia
sama seperti bulan yang kan selalu redup kala mentari tiba
kenangan itu kan selalu menjadi rindu hidupku
walau getir kerap menyapanya
wahai sang pencipta imaji yang duduk diam tak bernadi
menari dan terus menari dalam untaian kata tak bermakna
kau gugah aku dengan kilau pelangi hatimu
membawaku melangkah kelangit khayalanku...
dimanakah engkau sang peri kecil...
yang hilang lenyap tak meninggalkan jejak
apakah engkau pergi menyeberangi pelangi
pelangi hampa tanpa sayap malaikat
Selengkapnya...
Diposting oleh Kang Boim di Minggu, Februari 21, 2010 16 komentar
Suatu ketikan seorang ahli manajemen waktu berdiskusi dengan seorang ahli manajemen jiwa, dan seorang pemuda awam sebagai pendengar yang baik…Label: ahli, celoteh, hati, jiwa, Manajemen, waktu
Diposting oleh Kang Boim di Minggu, Mei 10, 2009 46 komentar
lagi pusing mikirin krisis ekonomi global.....Label: bangkrut, kang boim, kopi, pojok, pusing, waroeng
Diposting oleh Kang Boim di Jumat, Desember 26, 2008 93 komentar
akhirnya setelah sekian lama menghilang dari dunia blog...hari ini waroeng kopi bisa di buka kembali....(walau cuma bebrapa hari aj)....baca2 pesen yang masuk...ternyata sudah buanyak menumpuk.....mulai dari curhatannya mantan andri (??????), penjaga waroeng kopi yang setia (unieq) dan kawan2 blogger yang lainnya...sebelumnya kang boim mohon maaf belum bisa melakukan kunjungan balik, buat kawan2 blogger yang sudah berkenan mampir ke waroeng kopi, kang boim ucapkan buuuanyak terima kasih, smoga jalinan komunikasi anatara blogger bisa terus terjalin.......
selamat hari raya Idul Fitri....Mohon Maaf Lahir dan Batin
Selengkapnya...
Label: come back
Diposting oleh Kang Boim di Jumat, Oktober 03, 2008 64 komentar
sekarang banyak orang yang menderita penyakit maag.kebanyakan dari mereka terkena maag karena tidak teratur dalam makan atau jarang makan sehingga membuat kelebihan asam pada lambung dan peradangan lambung .menurut para ahli apabila seseorang sedang terserang penyakit maag sebaiknya segera minum obat maag yang dapat segera menetralkan asam lambung dengan kata lain melakukan terapi farmakologis.sekarang banyak orang yang menderita penyakit maag.kebanyakan dari mereka terkena maag karena tidak teratur dalam makan atau jarang makan sehingga membuat kelebihan asam pada lambung dan peradangan lambung .menurut para ahli apabila seseorang sedang terserang penyakit maag sebaiknya segera minum obat maag yang dapat segera menetralkan asam lambung dengan kata lain melakukan terapi farmakologis.
Berikut beberapa tips untuk penderita maag:
Ø makan secara teratur
Ø sebaiknya sering makan makanan dalam porsi kecil untuk menghindari agar lambung tidak kosong
Ø hindari makan makanan asam dan pedas karena mengandung atau memproduksi gas dan merangsang lambung.
Ø Hindari minum minuman beralkohol, kopi dan sebaiknya tidak merokok
Ø Untuk melancarkan pencernaan sebaiknya perbanyak makan makanan berserat seperti sayurran dan buah-buahan
Ø Berolah raga secara teratur untuk meningkatkan stamina tubuh dan menjaga kondisi badan agar tetap sehat
Ø Hindari hal-hal yang dapat memacu sekresi asam lambung seperti stres, karena stres merupakan salah satu faktor psikis yang memacu asam lambung
Ø Berobat secara teratur
Ø Mempunyai persediaan antasida atau obat maag untuk berjaga untuk keadaan darurat.
nb: gambar www.holoprint.comPertama kali di publikasikan di www.pintunet.com
Berikut beberapa tips untuk penderita maag:
Ø makan secara teratur
Ø sebaiknya sering makan makanan dalam porsi kecil untuk menghindari agar lambung tidak kosong
Ø hindari makan makanan asam dan pedas karena mengandung atau memproduksi gas dan merangsang lambung.
Ø Hindari minum minuman beralkohol, kopi dan sebaiknya tidak merokok
Ø Untuk melancarkan pencernaan sebaiknya perbanyak makan makanan berserat seperti sayurran dan buah-buahan
Ø Berolah raga secara teratur untuk meningkatkan stamina tubuh dan menjaga kondisi badan agar tetap sehat
Ø Hindari hal-hal yang dapat memacu sekresi asam lambung seperti stres, karena stres merupakan salah satu faktor psikis yang memacu asam lambung
Ø Berobat secara teratur
Ø Mempunyai persediaan antasida atau obat maag untuk berjaga untuk keadaan darurat.
nb: gambar www.holoprint.com
Pertama kali di publikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...
Label: kesehatan, lambung, maag, obat, sakit, tips
Diposting oleh Kang Boim di Minggu, September 14, 2008 43 komentar
Label: editor gambar, iseng, karikatur, picture, sahabat
Diposting oleh Kang Boim di Minggu, September 07, 2008 60 komentar
Membuat komik tidak semudah seperti yang kita bayangkan, perlu alur gambar dan cerita yang dapat menghubungkan antara bagian satu dengan bagian yang lainnya. Dalam buku yang berjudul 14 jurus membuat komik karya Toni Masdiono, yang diterbitkan oleh Creativ Media Jakarta ini berisi teknik-teknik praktis dalam membuat sebuah komik yang disajikan dengan bahasa gambar dan tulisan.
14 jurus dasar membuat komik ini sangat perlu diperhatikan untuk para pemula dalam membuat sebuah komik yang baik dan berkualitas. Sebelum membuat komik mereka harus mengenal anatomi dari komik itu terlebih dahulu dan berbagai peralatan dasar yang harus disiapkan. 14 jurus dasar membuat komik tersebut berisi tentang : teknik menggambar proporsi manusia, eksyen, karakter dan emosi setiap tokoh, ekspresi wajah, teknik menggambar perspektif, teknik bayangan, membuat balon kata dan frame, gaya gambar, tata gambar, membuat skenario dan sketsa komik. Hal-hal yang disebutkan diatas dapat kita pelajari dengan praktis dalam buku ini.
Komik merupakan cerita bergambar yang dituangkan dalam goresan-goresan tinta dan setiap goresannya mewakili ide dari sang penggambar dalam mengekspresikan karyanya. Oleh karena itu untuk mencapai hasil yang maksimal kita harus tekun berlatih dan berkarya dalam mengembangkan kemampuan dan bakat kita. Buku 14 jurus membuat komik dibuat dengan cover yang menarik dan kualitas kertas yang bagus serta penggunaan bahasa yang mudah untuk dipahami. Buku ini sangat bermanfaat, terutama bagi anda yang gemar membuat komik .
pertama kali di publikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...
Label: bakat, balon kata, bayangan, cerita, ekspresi, emosi, frame, karakter, karya, komik, Manusia, menggambar, perspektif, proporsi, skenario, sketsa, teknik, tokoh, wajah
Diposting oleh Kang Boim di Selasa, Agustus 26, 2008 55 komentar
Dalam hidup ini seseorang pasti tak lepas dari berbagai persoalan yang dihadapinya, baik itu disengaja maupun tidak. Pada buku Seri Keluarga karangan Abdullah Gymnastiar yang berjudul 5 Kiat Praktis Mengatasi Persoalan Hidup ini memberikan solusi dan jalan keluar yang terbaik yang dapat kita ambil untuk menyelesaikan suatu masalah tersebut. Buku ini diterbitkan oleh MQS Pustaka Grafika dengan harga Rp 1500 dan bisa dibilang buku ini merupakan buku saku yang banyak manfaatnya.
Pada buku yang berjudul 5 kiat Praktis Menghadapi Persoalan Hidup ini dijelaskan beberapa langkah-langkah yang harus kita ambil dalam usaha untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu:
1.Siap
Siap pada buku ini diartikan mampu menghadapi segala sesuatu yang pada dasarnya sesuai atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Disini Aa Gym menyimpulkan bahwa kita harus sempurnakan niat dan ikhtiar, namun hati siapkan menerima apapun yang terbaik menurut Allah SWT.
2.Ridho
bila perasaan yang Ridho ini telah tertanam dihati kita, niscaya hati kita pun akan merasa tenang dan akan sangat membantu dalam proses berikhtiar yang lebih optimal. Disimpulkan bahwa Hati harus ridho menerima apapun kenyataan yang terjadi sambil berikhtiar memperbaiki kenyataan pada jalan yang diridhoi Allah SWT(Aa Gym).
3.Jangan Mempersulit Diri.
Bila masalah yang dihadapi begitu berat, maka janganlah kita mempersulit diri kita sendiri dengan melakukan suatu tindakan-tindakan yang akhirnya nanti dapat merugikan kita. Sebaiknya cari jalan keluar yang terbaik sehingga kita tidak akan larut dalam kesedihan atau kekecewaan yang timbul akibat masalah tersebut.
4.Evaluasi Diri
intropeksi diri sangat penting peranannya dalam mengatasi sebuah masalah yang sedang kita hadapi. Mungkin dengan begitu kita akan mengetahui apa yang menjadi penyebab dari timbulnya masalah tersebut dan segera mencari penyelesaiannya. Disimpulkan bahwa jadikanlah setiap masalah menjadi sarana efektif untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri (Aa Gym).
5.Hanya Allah-lah Satu-Satunya Penolong
yakin dan percayalah bahwa hanya Allah-lah yang dapat menolong dan membantu disaat kita sedang mengalami kesulitan.
pertamakali di publikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...
Label: Abdullah Gymnastiar, buku, hidup, indonesia. blog, intropeksi diri, kiat, Menghadapi, Persoalan, Praktis, resensi, Ridho
Diposting oleh Kang Boim di Jumat, Agustus 22, 2008 39 komentar