Dalam hidup ini seseorang pasti tak lepas dari berbagai persoalan yang dihadapinya, baik itu disengaja maupun tidak. Pada buku Seri Keluarga karangan Abdullah Gymnastiar yang berjudul 5 Kiat Praktis Mengatasi Persoalan Hidup ini memberikan solusi dan jalan keluar yang terbaik yang dapat kita ambil untuk menyelesaikan suatu masalah tersebut. Buku ini diterbitkan oleh MQS Pustaka Grafika dengan harga Rp 1500 dan bisa dibilang buku ini merupakan buku saku yang banyak manfaatnya.
Pada buku yang berjudul 5 kiat Praktis Menghadapi Persoalan Hidup ini dijelaskan beberapa langkah-langkah yang harus kita ambil dalam usaha untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu:
1.Siap
Siap pada buku ini diartikan mampu menghadapi segala sesuatu yang pada dasarnya sesuai atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Disini Aa Gym menyimpulkan bahwa kita harus sempurnakan niat dan ikhtiar, namun hati siapkan menerima apapun yang terbaik menurut Allah SWT.
2.Ridho
bila perasaan yang Ridho ini telah tertanam dihati kita, niscaya hati kita pun akan merasa tenang dan akan sangat membantu dalam proses berikhtiar yang lebih optimal. Disimpulkan bahwa Hati harus ridho menerima apapun kenyataan yang terjadi sambil berikhtiar memperbaiki kenyataan pada jalan yang diridhoi Allah SWT(Aa Gym).
3.Jangan Mempersulit Diri.
Bila masalah yang dihadapi begitu berat, maka janganlah kita mempersulit diri kita sendiri dengan melakukan suatu tindakan-tindakan yang akhirnya nanti dapat merugikan kita. Sebaiknya cari jalan keluar yang terbaik sehingga kita tidak akan larut dalam kesedihan atau kekecewaan yang timbul akibat masalah tersebut.
4.Evaluasi Diri
intropeksi diri sangat penting peranannya dalam mengatasi sebuah masalah yang sedang kita hadapi. Mungkin dengan begitu kita akan mengetahui apa yang menjadi penyebab dari timbulnya masalah tersebut dan segera mencari penyelesaiannya. Disimpulkan bahwa jadikanlah setiap masalah menjadi sarana efektif untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri (Aa Gym).
5.Hanya Allah-lah Satu-Satunya Penolong
yakin dan percayalah bahwa hanya Allah-lah yang dapat menolong dan membantu disaat kita sedang mengalami kesulitan.
pertamakali di publikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...
Langkah Tepat Menyelesaikan Masalah
Label: Abdullah Gymnastiar, buku, hidup, indonesia. blog, intropeksi diri, kiat, Menghadapi, Persoalan, Praktis, resensi, Ridho
Diposting oleh Kang Boim di Jumat, Agustus 22, 2008 39 komentar
Meneladani Pribadi Rasullah
Dalam menjalani hidup kita sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari pergaulan dengan masyarakat disekitar kita. Oleh karena itu untuk membentuk pribadi yang baik dan menyenangkan perlu diterapkannya 5S yaitu senyum, salam, sapa, sopan dan satun dalam kehidupan sehari-hari. K.H.Abdullah Gymnastiar dalam bukunya yang berjudul 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) yang diterbitkan oleh MQS Pustaka Grafika ini ingin memberikan gambaran pribadi rasullah yang simpatik dan menawan sebagai contoh kita untuk meneladaninya.
Senyum. Dengan senyum kita dapat lebih mengakrabkan diri dengan orang lain dan dapat menghangatkan suasana. ternyata membiasakan hidup selalu ramah dan mudah senyum membwa dampak yang positif untuk kita.dari segi kesehatan, senyum dapat menjauhkan kita dari stres dan mendorong perasaan kita untuk selalu ceria serta membuat kita tampil awet lebih muda.
Salam. Menurut ajaran islam mengucapkan salam hukumnya adalah sunah sedangkan menjawab salam hukumnya wajib. Salam yang diucapkan dan lahir dari lubuk hati yang ikhlas dan tulus dapat membuahkan kemuliaan bagi kita dan juga kemuliaan bagi unutk kebersamaan umat yang penuhi oleh cahaya keakraban dan persaudaraan.
Sapa. Banyak manfaat yang kita peroleh dari kebiasaan menyapa yaitu dengan menyapa kita dapat menjadi akrb dengan seseorang dan akan menimbulkan perasaan tenang, nyaman dan aman tanpa ada prasangka buruk terhadap seseorang.
Sopan. Menurut AA Gym kesopanan merupakan sikap yang dapat menentukan nilai dari sikap seseorang atau individu tersebut prilaku sopan pun mencerminkan pribadi kita. Apabila kita memperlakukan seseorang dengan sopan, maka kita pun akan dihormati pula. Karena itu pilih sikap terbaik kita yaitu mampu bertindak dengan penuh kesopanan.
Santun. Penyantun menurut AA Gym adalah seseorang yang bisa memaafkan dan membalas keburukan dan kebaikan. Oleh karena itu orang yang penyantun dapat menekan egonya untuk kemashlatan bersama.
Buku ini sangat bermanfaat karena dapat memberikan kita tentang gambaran kepribadiaan Rasullah yang patut kita teladani.
pertama kali di publikasikan di www.pintunet.com
Selengkapnya...
Label: hidup, K.H.Abdullah Gymnastiar, kehidupan sehari-hari, makhluk sosial, masyarakat, Meneladani Pribadi Rasullah, MQS Pustaka Grafika, rasullah, salam, sapa, senyum, sopan dan satun
Diposting oleh Kang Boim di Senin, Agustus 04, 2008 23 komentar
Sandiwara jalanan
NB: di persembahkan untuk perjuangan para mahasiswa dalam mencari sebuah kata keadilanBanyak dintara saudara-saudara kita yang masih mengalami kesusahan, penderitaan dalam hidupnya, namun apa yang dapat kita dilakukan, melihat, mendengar atau hanya ikut merasakan. Mereka tidak pernah memerlukan hal tersebut, yang mereka butuhkan adalah uluran tangan kita, karena kita adalah bagian dari mereka, dan mereka adalah saudara kita. Saat ini banyak sebagian dari kita telah dibutakan oleh kemilau dunia, harta, kehormatan dan pangkat. Tapi apakah mereka sadar bahwa itu hanya sebuah ilusi sesaat yang akan hilang dan sirna dikala kita lupa terhadap penderitaan saudara-saudara kita??
Kau mahasiswa, walau terbelenggu oleh banyak aturan, namun kau tetap berdiri kokoh di garis depan perubahan bangsa ini. kau mampu menjadi corong suara jerit tangis rakyat yang kerap kali ditutupi oleh kemilau dunia ini. Terlampau angkuh bila tak kusadari begitu kerasnya perjuangan hidupmu. Wahai saudaraku yang tetap diam dan tak bergeming, diammu tak akan pernah memecahkan teka-teki ini. miskinan, penganguran dan kelaparan akan tetap menjadi labirin masalah yang akan terus menyesatkan bangsa ini. Apakah hanya kau para mahasiswa yang harus memikirkan hal tersebut. Dimanakah engkau wahai saudara-saudaraku????kami butuh engkau saat ini, saat kami mencoba untuk melawan sebuah tirani. Lalu kemana perginya sang penggerak roda bangsa ini, entahlah akupun bingung tuk menjawabnya...lalu siapa sebenarnya yang akan kita lawan.
Dimanakan sang penggerak roda bangsa saat ini?? yang seharusnya menjadi sandaran bagi kami semua, tempat kami meminta perlindungan, tempat kami berkeluh kesah, tempat bagi kami tuk meminta pertolongan. Yang terdengar hanya janji-janji belaka tanpa ada suatu kepastian. Bangsa ini lebih senang bermain dalam sandiwara jalanan, yang mana di panggung sandiwara ini sang penggerak roda bangsa sedang berperan sebagai aktor antagonis yang menjadi perampok di negeri sendiri. harta yang mereka cari adalah kata kemakmuran, karena itu kemakmuran tak akan pernah ada karena telah di curi oleh sang penggerak roda bangsa ini.
by herbowo sampurno Selengkapnya...
Label: bangsa, hidup, janji, keadilan, kemiskinan, keserakahan, mahasiswa, pemerintah, perjuangan, politik, tangis
Diposting oleh Kang Boim di Sabtu, Juni 28, 2008 28 komentar