dalam membela keadilan dan melawan penindasan kepada rakyat.
sepatah kata revolusi
by herbowo sampurno
Label: demokrasi, gambar, kekuasaan, kritik sosial, pemikiran, perang, rakyat, revolusi, rezim, seri karya bergambar
Diposting oleh Kang Boim di Sabtu, April 19, 2008 1 komentar
Pola pendidikan yang membuat seseorang terperangkap dalam sebuah dogma ketidak mampuan. Salah satunya adalah pola pendidikan dalam keluarga yang melarang anaknya untuk melakukan sesuatu diluar kelaziman yang dalam hal ini bersifat positif, keluarga sebagai pembentuk karakter seorang anak terlalu melindungi anaknya dari suatu pengaruh negatif yang datang dari lingkungan sekitar, yang pada akhirnya hal tersebut akan berakibat terhambat proses aktualisasi kemampuabn yang dimiliknya, pembudayaan pola mendidikan anak tersebut secara turun temurun terus diterapkan. Seharusnya orang tua mampu beradapatasi dengan anaknya, karena dalam meniti kehidupannya seorang anak akan selalu berkembang, dalam hal ini orang tua harus mampu menempatkan peran dan fungsi sebagai pengarah dan pengontrol dari perkembangan karakter anaknya, bukan malah sebaliknya memproteksi anak dengan sedemikian rupa.Label: adaptasi, anak, berfikir positif, karakter, keluarga, Kemampuan, kritik sosial, lingkungan, pendidikan, pola pikir, psikologi, Refleksi Kreativitas Diri, Rekonstruksi, Seri Forum Komunitas, Usaha
Diposting oleh Kang Boim di Sabtu, April 19, 2008 2 komentar
KISAH KLASIK
Dalam sebuah kotak ku termenung mencari tau gelisah dihati ini, mengapa hidup seakan membingungkan. Apa yang ku cari, apa yang
Tiba-tiba setetes hujan mengampiri panasnya dunia yang telah sejak tadi dipanaskan oleh sang matahari. Suasana yang sunyi kembali membawaku kedalam dunia khayal. Tak terasa waktu yang kejam telah berlari meninggalkan ku dalam kesendirian, kesendirian yang tak pernah kuketahui kapan akan berakhir. Kulangkah kakiku memasuki sebuah ruangan sunyi, sesunyi diriku. Kuhibur diriku dengan sebuah lagu yang perlahan mendayu mengisi keheningan jiwa ini.
Kurebahkan diri ini dengan tak lupa kunyalakan sebatan rokok. Kulihat sekeliling ruangan itu, yang seakan ingin menceritakan rahasia mereka, tapi siapa yang akan mendengarkan ku saat kubutuhkan seorang teman. Suasana ruangan yang seakan menyesakkan dan meruntuhkan puing-puing keyakinan selama ini terus membayangi dan menghantui setiap langkah ku. Semakin kisah ini kutulis semakin kuterjatuh dalam kebingungan, kebingungan yang abadi. Baru beberapa menit yang lalu kulupakan semua masalah ini, namun ia terus menghampiriku, selalu mengingatkan ku kembali kepada sebuah ketakutan yang tak pernah kumengerti.
By herbowo sampurno
Label: abadi, cerpen, fiksi, galau, gelisah, kisah, klasik, masalah, renungan, seri ngobrolin karya sastra, sunyi
Diposting oleh Kang Boim di Rabu, Maret 26, 2008 2 komentar
Apakah kini ku tlah berubah
Termakan oleh erosi waktu
yang selalu mengikis jiwa
smakin ku pahami
smakin takut ku kehilangan
kumerasa, ku tak pantas untukmu
kau terlalu indah untuk kumiliki
bagai seoarong hamba
yang bermimpi menjadi seorang dewa
maaf yang dapat kuucapkan
bukan maksudku untuk menyakiti dirimu
namun kuhanya takut kehilangan dirimu
tapi semua tlah berlalu
kau tetap bukan milikku kini
sang waktu telah menentukan
apa yang terbaik untukmu
namun tidak untuk diriku
kini, hanya kenangan manis yang tersisa
dalam angan bawah sadarku
apa yang telah kubanggakan
kini hanya menjadi sebuah kenangan
bersamamu dalam diriku…..
by herbowo sampurno
Selengkapnya...
Label: dewa, erosi, in memory, kenangan, puisi, seri ngobrolin karya sastra, ungkapan jiwa, waktu
Diposting oleh Kang Boim di Rabu, Maret 26, 2008 0 komentar
Label: hampa sadar, hidup sehat, Manusia, sejarah, seri ngobrolin karya sastra, takdir, tegar
Diposting oleh Kang Boim di Rabu, Maret 26, 2008 0 komentar
Label: ekonomi, fiskal, globalisasi, indonesia, kapitalis, krisis, moneter, neo liberal, PHK, politik, rakyat, reformasi, rezim, seri ngobrolin politik, stabilitas
Diposting oleh Kang Boim di Rabu, Maret 26, 2008 7 komentar
Label: buku, intelektual, muslim, novel, religius, resensi, seri ngobrolin buku, wanita
Diposting oleh Kang Boim di Senin, Maret 10, 2008 2 komentar