Custom Search

jurnalistik dan penerapannya

Dunia jurnalistik saat ini telah menjadi salah satu bagian penting bagi masyarakat dalam memperoleh suatu informasi berita yang akurat dan terpercaya. Namun dalam perjalanannya selama ini, bidang jurnalistik telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan yang semakin maju hingga saat ini. Dalam buku yang berjudul Jurnalistik dan Konteksnya, yang ditulis oleh Achmad DS, terbitan PT Pabelan Jakarta, memberikan kepada kita pengetahuan dasar tentang dunia jurnalistik.

Dalam buku yang berjudul Jurnalistik dan Konteksnya ini Achmad DS sebagai wartawan senior yang telah lama terjun dalan dunia jurnalistik ingin menjabarkan berbagai informasi tentang jurnalistik dan teknik dalam penerapanya seperti: tatacara pengaduan, bagaimana proses dalam mencari dan mengolah berita, teknik wawancara dan penulisannya, membuat surat pembaca, artikel dan feature, menyelenggarakan konfrensi pers, memasang iklan dan lain-lain.

Dari buku ini saya mendapat suatu pengetahuan yang lebih tentang dunia jurnalistik. Pada buku ini dijelaskan peraturan pemerintah tentang pembatasan pemasangan iklan di surat kabar.suatu surat kabar tidak diperbolehkan untuk memasang iklan lebih dari 35% dari keseluruhan isi surat kabar tersebut dan 65% sisanya berisi berita. Bila kita lihat saat ini banyak berbagai surat kabar yang telah melanggar peraturan ini karena pemasangan iklan pada surat kabar mereka telah melampaui batas 35% dari peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Buku ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan kepada kita tentang liku-liku profesi kewartawanan serta kode etik jurnalistik. Yang pasti buku ini sangat bermanfaat dan bagi mereka yang ingin terjun dalam dunia jurnalistik dapat mempelajarinya dasar-dasar bidang jurnalistik melalui buku ini.

pertama kali dipublikasikan di www.pintunet.com

19 komentar:

enhal mengatakan...

Jurnalis memang memiliki peranan penting dalam membangun tatanan demokrasi dinegara ini..posisi selayaknya harus tetap netral dan mengabarkan yang ilmiah dan benar..

firdaus.a mengatakan...

Keduaxxx... mungkin jurnalis dodol (istilah manalagi ini?) harus lagi baca tentang ini.. biar gak ngaco...

tapi jurnalis kaya gini gak ada di indonesia kok... *hihihi*

malem kang Boim..

kapanpun mengatakan...

review buku lagi nie kang boim! namabah ilmu juga heheh

oping mengatakan...

hmm... sekarang ttg jurnalistik ya??? bukan area of interest nya oping sih. tapi salut deh buat wartawan gosip yang udah bekerja keras banting tulang demi dapet berita. kita jg kan yg kehibur walopun kadang beritanya "junk" hehehe...

Pemandu Tutorial mengatakan...

belum tau ya, klo teori sama praktek jurnalisme itu hampir seratus persen bersebrangan...

*udah pernah ngalamin sih*

bani risset mengatakan...

Jurnalis adalah ujung tombak dunia media...

Seorang jurnalis perlu memiliki perspektif yg "baik" dari materi yang dilihat dan ditulis..

Semoga jurnalis di Indonesia berpihak kepada rakyat "tertindas" dalam menulis berita.

wendra wijaya mengatakan...

Kalo teori dan penerapannya berimbang sih gak masalah. Tapi kenyataannya?

Afif Amrullah mengatakan...

kata Luwi Ishwara (Wartawan senior Kompas) "lebih baik melihat daripada mendengar" tapi sekarang malah terbalik, wartawan lebih mendengar "pesanan" berita dan menafikan apa yang dilihatnya.

Rogan mengatakan...

wah jurnalis dan penerapannya harus sesuia dengan prosedur brooooo

kRucIaL mengatakan...

waw... thx atas informasi soal bukunya! itu buku baru ya mas? takutnya klo buku lama susah nyarinya!!!

Kristina Dian Safitry mengatakan...

kalo soal buku jurnalistik, aku mengidolakan karya Anwar dan Badiatul.

alief mengatakan...

moga aja teori ama praktek bisa sejalan, sehingga gak timpang

uNieQ mengatakan...

cc baru tau niyh... thx Kang Boim, siang ini nambah ilmu lagi buat cc.. wahh cc skg klo ngomong ma teman cc yang jurnalis jadi lebih berisi.. setidaknya ada bahan cerita lha.. :D

ipanks mengatakan...

jurnalistik pekerjaan yg mulia. mencari berita utk kemudian disebarluaskan ke khalayak umum.

si dede jadul punya mengatakan...

bener!!
kita kan mo baca berita, bukan iklan!
sebel bgt ma MEDIA INDONESIA!!!
hehe.. biarin sebut merek..

emfajar mengatakan...

wah jd tertarik nich dengan dunia jurnalistik..

aphied mengatakan...

aphied suka jurnalistik sangad,,
ntr de kpn2 cr bukunya,,hehe^^

Anna mengatakan...

Dulu pas sMu ikut ekskul jurnalistik, but i dont ever know what the goal of jurnalistik....wanna explain??

Lyla mengatakan...

wah jadi nambah ilmu tentang jurnalistik. makasih ya kang...