Custom Search

Alternatif Pengobatan Tradisional Bagi Penderita Hepatitis

Hepatitis atau dengan kata lain penyakit kuning ini disebabkan oleh terganggunya fungsi kerja dari hati akibat terjadinya peradangan. Hal ini dapat terjadi karena tidak teraturnya jadwal makan dan terlalu banyaknya aktifitas yang dikerjakan sehingga stamina tubuh menjadi letih dan lemah. Gejala-gejala dari penyakit hepatitis ini adalah seperti; Hilangnya nafsu makan, perut kembung dan makin lama akan terlihat membesar atau membuncit, mual dan muntah, Warna disekitar Mata, kulit dan kuku berubah menjadi kekuningan, Tubuh terasa lemah,letih lesu disertai nyeri otot.

Untuk mengobatinya diperlukan perawatan yang cukup intensif agar penyakit ini tidak kambuh lagi. Karena bila kambuh biasanya akan menjadi lebih parah dan dapat meningkat menjadi hepatitis B dan C yang saat ini sepengetahuan saya belum ada obat yang sifatnya paten mampu menyembuhkan penyakit yang satu ini. Apabila terlambat ditangani penyakit hepatitis ini dapat berubah menjadi penciutan hati (Sirosis} dan selanjutnya menjadi kanker hati. Selain mengkonsumsi obat-obatan dari dokter, pengobatan tradisional pun perlu digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan. Pengobatan tradisional yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit kuning ini antara lain adalah :

1. Rebung kuning
untuk mengkonsumsi rebung kuning atau bambu kuning ini terlebih dahulu kita harus mencari bambu yang berwarna kuning, kemudian ambil bambu muda yang permukaan kulitnya masih tidak keras.Setelah itu cuci dan potong menjadi beberapa ukuran kecil. Lalu rebus dengan air bersih hingga warna air tersebut berubah warna menjadi kuning dan kemudian tuangkan kedalam segelas air, namun sebelumnya kita saring terlebih dahulu. Dinginkan sebentar dan setelah itu dapat dikonsumsi. Sebaiknya rebung kuning ini dikonsumsi tiga kali sehari, untuk mempercepat penyembuhan.

2. Remis
Remis atau sejenis kerang ini dapat diperoleh dengan mudah dipasar. Sebelumya kita cuci terlebih dahulu remis tersebut dan kemudian rebus dengan air bersih selama beberapa menit. Air dari rebusan remis tersebutlah yang nantinya digunakan untuk mengobati penderita hepatitis.

3. Temulawak
Kita dapat memperoleh temulawak ini dengan mudah dipasar-pasar. pertama-tama cuci terlebih dahulu kemudian potong menjadi beberapa bagian kecil. Setelah itu rebus dengan air bersih, tunggu beberapa menit hingga air rebusan berubah warna menjadi kecoklat-coklatan. Bila ingin hasil rebusan tersebut awet dan dapat digunakan untuka beberapa hari sebaiknya setelah dicuci kita jemur terlebih dahulu. Setelah air rebusan berubah warna, saring dan tuangkan kedalam segelas air. Temulawak ini dapat dikonsumsi 2 kali sehari.

By: herbowo sampurno
pertama kali dipublikasikan di www.pintunet.com

7 komentar:

pengobatan alternatif hepatitis b mengatakan...

Terima kasih atas infonya...

The Transfer Factor Indonesia mengatakan...

Kabar baik bagi penderita hepatitis.. saat ini sudah ditemukan teknologi baru bagi kesehatan manusia yaitu Transfer Factor. Terbukti aman, ampuh bagi segala jenis penyakit, dan tanpa efek samping. Sudah direkomendasikan oleh kementrian kesehatan Rusia dan masuk ke buku rujukan para dokter di Amerika, juga menghasilkan lebih dari 3500 uji klinis manfaatnya bagi kesehatan manusia.
www.thetransferfactorindonesia.com

ichwana mengatakan...

terima kasih atas infonya..
kunjungi juga http://elektro.unand.ac.id
terima kasih

http://doichwana.blogspot.com

Anonim mengatakan...

Assalamu’alaikum wR wB

Raja Herbal dari Kalimantan Timur

Alhamdulillah, adalah DR.Enos Tangke Arung, seorang dosen dan peneliti pada Laboratorium Kimia Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman bekerjasama dengan Systematic Forest Product Science Laboratary, Agricalture Faculty, Kyusu University, Fokuoka Japan dan Herbal Pharmaceutical Engineering Laboratory,Daegu Haany University, Daegu Korea-Selatan , menemukan tumbuhan alami yang tumbuh dipinggiran aliran sungai di Kalimantan Timur, biasa disebut dengan nama “Tahongai”. Tumbuhan “Tahongai” ( Kleinhovia Hospita ) ini diketahui mengandung senyawa aktif yg berfungsi sebagai zat anti oksidan dan dapat menghambat/mematikan sel kanker hati (hepatitis A/B). Penelitian beliau telah dimuat juga di jurnal kesehatan internasional.Sekarang “Tahongai” ini telah dibuat ekstrak berupa teh celup “TAHONGAI” dan juga ada produk teh celup “CANTIKAFARA” berbahan kombinasi ekstrak Tahongai, DAUN SIRSAK, kunyit putih yang bermanfaat untuk mencegah penyebaran kanker Serviks, payudara dan organ lain.
Harga produk per kotak isi 20 kantong Rp.50.000,- untuk KalTim dan Rp.55.000, diluar Kaltim + ongkos kirim.
Info lebih lanjut dapat dilihat di: http://www.obatkanker-tumor.co.cc atau pertanyaan ke email: teh.tahongai@gmail.com
Semoga bermanfaat.Terima kasih . Wassalam

Obat Herbal Asia mengatakan...

Salam kenal teman. Memang benar jika hepatitis kambuh lagi akan semakin parah. Harus bed rest. Thanks infonya.

obat herbal diabetes melitus alami mengatakan...

Para sobat yg sedang terkena hepatitis silahkan kunjungi tempat ane. Siapa tahu ane bisa membantu sobat sekalian. Sekian dulu

obat herbal penyakit stroke mengatakan...

Salam blogger gan. Jika sdh positip maka hrs bed rest. Artikel kesehatanannya ok bgt n ditunggu ya kunjungan baliknya. TRMA KSH.