Custom Search

mentari


Mentari
.......................

hancur kini jiwaku yang terluka
sesak terasa menhimpit dijiwa
apa yang sebenarnya kurasa
gelap dan dingin yang menyelimuti
kuraba hatiku terdiam
menanti sebuah harapan
yang mampu menghangatkanku
dalam penantian

mentari kau sinari jiwaku
didalam mimpi gelapku
mentari kau terangi hatiku
membawaku bersamamu
terulang kembali luka lama
terasa menyesakkan di jiwa
kembali ku disini
diam dan tak kuasa

hanyalah kau yang mampu
selalu temani diriku
dalam relung kegelapan
yang selalu menghantui

20 komentar:

ucii AUTISH mengatakan...

jieh ! puitis euy ! (sbnernya g ngerti :P)

d'Dobrak mengatakan...

ternyata, kang boim pinter juga bwt puisi...aku kira cuman bisa buat kopi...:D

Mike.... mengatakan...

halah bro..ada apakah gerangan..iseng2 bkin puisi ato ada sesuatu yg membuatmu tiba2 menjajal profesi jd pujangga..hi..hi..

namaku wendy mengatakan...

mentari ma lilin sinarnya lebih terang yg mana bang hehehe btw masa' cm mentari aja? bagaimana dg simpati, XL, IM3, Esia, Fren dkk;p *kabuuur*

oping mengatakan...

coba oping cek... penantian, pengharapan, si penulis gbs hidup tanpa si mentari ini. hmmm... pasti ttg cewek ya hihihihi... (so tau)

dien mengatakan...

Keren... Mentarinya udah terang loh.

kepedihan mengatakan...

wahh..kerenz bang

ternyata bang boim selain bisa ngeracik kopi yang enak, bikin lukisan... bisa juga bikin puisi.

jangan2 bang boim orangnya romantis neh... :)
hehehe

kepedihan mengatakan...

tambahan ahh...

baru nyadar neh setelah baca koment nya wendy...
kocak abis...

@wendy : bang boim khan jualan kopi.. ga jualan vocer :P hehehe

Kang Boim mengatakan...

@ucii AUTISH: tks dah comment di puisi sembarangnya kang boim....D

@d'Dobrak:ya nih mau buka profesi baru jadi "pujangga kopi"..hee :D

@mike:iseng ni mike...sapa tau bisa jd pujangga sekalian..hee

@wen: kl pas mati lampu sih masih terangan lilin..ssoalnya malem...he...he...wendy mau ngisi voucher yg mana nih...yg 5000 ga da lho :D

@oping: bukan tentang cewek kok...tp tentang harapan untuk hidup...tks commentnya :D

@dien: mentarinya masih belum nongol...soalnya lg mendung nih..hee

@kepedihan: he..he..kang boim mah udh kyk film otomatis romantisnya tukul, jd bisa berprofesi ganda "pujangga kopi"

ranny mengatakan...

wuih wuihhhhh penantian :) ga enak menanti ga ada ujung dah hhuhuu
judulnya mentari tar ada simpati,as,xl,3 ga? hihihi

masenchipz mengatakan...

cie2... dah beralih dari tukang kopi jadi tukang baca puisi...

Simbah mengatakan...

Barusan kesambet setan mana kang boim, kok tiba-tiba saja jadi puitis begitu wakakakaka... ngacir mode: ON wussssssss.......

acy mengatakan...

alow mas kirain acy mas boim alih profesi jadi salesnya mentari,he10x. tapi mak nyus kq, maksud acy menyentuh :)

Panda mengatakan...

kang boim emang TOP dah..
Panda kasi nilai berapa yah..ckckck

tapi jujur, ngena banget..Semangat!! :)

d'Dobrak mengatakan...

Kang Boim :"hancur kini jiwaku yang terluka
sesak terasa menhimpit dijiwa
apa yang sebenarnya kurasa
gelap dan dingin yang menyelimuti
kuraba hatiku terdiam
menanti sebuah harapan
yang mampu menghangatkanku
dalam penantian"
d'D : "berganti nama memberi asa secercah pengharapan menyinari hari
gelap dan dinginnya hati
diterangi dan dihangatkan segelas kopi"

Lyla mengatakan...

wah... mas boim skrg bikin puisi ya... wahhh...ada bakat terpendam nih... :D

uNieQ mengatakan...

makasih mas puisinya

hahahhahahhah GR mode on..

*kabuuurrrr* :P

andi_ic4nk mengatakan...

kang boim puitis juga.....
ajar dong bikin puisi,
eh boleh nda puisinya saya posting ke blog puisi saya
http://andiiccankpuisi.blogspot.com

antbox mengatakan...

Nice poem mas... !! ungkapan isi hati yg gk bisa diucapkan ... :)

Ketty_ChantiQue mengatakan...

Ah puisi lele...sok romantis...padahal... Huh...